Profile Sekolah

SDBI Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan merupakan salah satu dari 22 model sekolah dasar bertaraf internasional di Indonesia yang dikembangkan melalui model NEWLY DEVELOPED. terletak di Jl. Chandra Kirana RT 5 RW 1 Martapura Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan


LOGO SD BERTARAF INTERNASIONAL
KABUPATEN BANJAR



 UNSUR - UNSUR DAN MAKNANYA


  1. Dunia                                     :  Berwawasan Global/Internasional
  2. Merah Putih                        :  Jati Diri Bangsa Indonesia
  3. Bintang Lima                      :  Falsafah Hidup
  4. Buku                                      :  Pendidikan yang Hakiki
  5. Intan                                      :  Simbol Kabupaten Banjar.
  6. Tulisan                                  :  Identitas Sekolah



MAKNA KESELURUHAN


SD BERTARAF INTERNASIONAL KABUPATEN BANJAR ADALAH SEKOLAH YANG MENDIDIK INTELEKTUAL-INTELEKTUAL MUDA YANG UNGGUL, BERPRESTASI, BERDAYA SAING,  BERIMAN DAN BERTAQWA, SERTA BERWAWASAN INTERNASIONAL/GLOBAL DENGAN TIDAK MENINGGALKAN JATI DIRINYA YANG LUHUR SEBAGAI  BANGSA  INDONESIA



Visi

Sekolah yang berwawasan IPTEK, berlandaskan IMTAQ, sehat, dan berdaya saing global.
Misi


1.    Mewujudkan kurikulum yang berbasis lingkungan hidup yang sehat, berwawasan ke depan, dan bertaraf internasional,
2.    Mewujudkan lulusan yang memiliki multiple intellegence; Cerdas Intelektual, Emosional, Spritual dan Kinestetik yang memiliki kemampuan-kemampuan bertaraf nasional dan internasional
3.    Mewujudkan pembelajaran dan bimbingan yang efektif dan inovatif yang memungkinkan peserta didik dapat berkembang secara optimal sesuai dengan potensinya
4.    Mewujudkan pengembangan implementasi manajemen berbasis sekolah didukung oleh sarana prasarana yang relevan dan mutakhir
5.    Memberdayakan seluruh potensi sekolah untuk memberikan mutu pelayanan yang maksimal

C. Tujuan Sekolah
Agar penyelenggaraan pendidikan di SD Bertaraf Internasional Kabupaten Banjar  terarah, maka ditetapkanlah beberapa tujuan. Dalam kurun waktu 4 (empat) tahun ke depan tujuan yang akan dicapai sekolah antara lain :
1.    Menghasilkan perangkat kurikulum yang bertaraf internasional, berbasis lingkungan hidup yang sehat
    1. Menghasilkan perangkat kurikulum satuan pendidikan yang lengkap, mutakhir dan berwawasan ke depan
    2. Menghasilkan pengembangan Dokumen 1 atau Buku 1 KTSP bertaraf internasional.
    3. Menghasilkan pengembangan silabus.
    4. Menghasilkan pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).

2.    Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan-kemampuan bertaraf nasional dan internasional
    1. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan - kemampuan bertaraf nasional dan internasional yang ditandai dengan karakteristik sebagai berikut :
                                          i.    memiliki Jati diri warga negara RI, memiliki moral dan akhlak tinggi
                                        ii.    memiliki kemampuan dasar bahasa asing ( Bahasa Arab dan Bahasa Inggris)
                                       iii.    Memiliki kemampuan dasar ICT
                                       iv.    Memiliki kemampuan memainkan minimal salah satu instrumen  musik
                                        v.    Bagi yang muslim, Khatam Al – Qur’an dan hafal Juz Amma
    1. Menghasilkan pengembangan standar pencapaian ketuntasan kompetensi.
    2. Menghasilkan pengembangan kejuaraan lomba-lomba  akademik dan non  akademik.

  1. Menghasilkan Standar Proses pembelajaran.
    1. Menghasilkan pembelajaran dan bimbingan yang efektif dan inovatif yang memungkinkan peserta didik dapat berkembang secara optimal sesuai dengan potensinya
    2. Menghasilkan pengembangan metode pengajaran untuk semua mata pelajaran
    3. Menghasilkan pengembangan strategi pembelajaran.
    4. Menghasilkan strategi penilaian.
    5. Menghasilkan pengembangan bahan dan sumber pembelajaran.

  1. Menghasilkan pendidik dan tenaga kependidikan yang memenuhi standar nasional pendidikan
    1. Menghasilkan pengembangan kompetensi, kualifikasi dan profesionalitas guru.
    2. Menghasilkan pengembangan kompetensi tenaga administrasi dan karyawan.
    3. Menghasilkan pengembangan  monitoring    dan   evaluasi    oleh   kepala sekolah terhadap kinerja guru dan tenaga administrasi.
d.    Menghasilkan pengembangan kuantitas tenaga kependidikan.

5.    Menghasilkan mutu kelembagaan dan manajemen berbasis sekolah
a.    Menghasilkan pengembangan implementasi manajemen berbasis sekolah
    1. Menghasilkan pengembangan dan kelengkapan administrasi sekolah.
    2. Menghasilkan   pengembangan  monitoring   dan   evaluasi  oleh  sekolah tentang kinerja sekolah.
    3. Menghasilkan pengembangan supervisi klinis oleh Kepsek/Guru  Senior/instruktur.
    4. Menghasilkan   pengembangan   penggalangan   partisipasi    masyarakat (pemberdayaan komite sekolah).
f.     Menghasilkan pengembangan jaringan kerja secara vertikal & horisontal.

6.    Menghasilkan sarana dan prasarana sekolah yang memenuhi standar nasional plus
    1. Menghasilkan pengembangan dan peningkatan media pembelajaran.
    2. Menghasilkan fasilitas sekolah yang relevan, mutakhir, dan berwawasan kedepan serta bertaraf internasional
    3. Menghasilkan pengembangan sarana dan pra sarana pendidikan.
    4. Menghasilkan pengembangan lingkungan belajar yang kondusif.
    5. Menghasilkan lingkungan sekolah yang sehat dan hijau


7.    Menghasilkan model penilaian yang memenuhi standar nasional pendidikan
    1. Menghasilkan pengembangan   perangkat  model-model  penilaian   pembelajaran yang otentik.
    2. Menghasilkan pengembangan  implementasi  model evaluasi pembelajaran : Ulhar, ulangan Tengah semester dan ulangan semester.
    3. Menghasilkan pengembangan  instrumen  atau  perangkat soal-soal untuk  berbagai model evaluasi.
    4. Menghasilkan pengembangan pedoman-pedoman evaluasi.
    5. Menghasilkan pengembangan lomba-lomba, uji coba, dll dalam meningkatkan standar nilai.

  1. Menghasilkan pengembangan standar pembiayaan pendidikan
    1. Menghasilkan model pembiayaan yang efisien untuk mencapai berbagai target /tujuan  sekolah
    2. Menghasilkan pengembangan jalinan kerja dengan penyandang dana.
    3. Menghasilkan pengembangan penggalangan dana dari berbagai sumber.
    4. Menghasilkan pengembangan   kewirausahaan   dalam   rangka membantu biaya pendidikan.
    5. Menghasilkan pengembangan  pendayagunaan  potensi  sekolah dan lingkungan.
    6. Menghasilkan pengembangan sistem subsidi silang.